counter easy hit
Advertisement

TOEFL ETS Panduan Lengkap Ujian Bahasa Internasional

TOEFL ETS merupakan sebuah ujian bahasa Inggris yang telah menjadi standar internasional untuk mengukur kemampuan berbahasa Inggris non-native speakers. Ujian ini tidak hanya membuka pintu menuju pendidikan tinggi di luar negeri, namun juga menjadi kunci untuk meningkatkan peluang karir di era globalisasi.

Advertisement

Dari sejarah pendiriannya hingga inovasi teknologi terkini, TOEFL ETS terus beradaptasi dengan perkembangan zaman. Dengan format yang telah berevolusi, ujian ini menawarkan berbagai komponen yang dirancang untuk menilai kemampuan mendengarkan, berbicara, membaca, dan menulis, sehingga peserta dapat menunjukkan potensi terbaik mereka.

Sejarah dan Asal Usul TOEFL ETS

TOEFL, atau Test of English as a Foreign Language, merupakan salah satu ujian yang paling diakui secara internasional untuk mengukur kemampuan bahasa Inggris seseorang, terutama bagi mereka yang bukan penutur asli. Ujian ini pertama kali diperkenalkan oleh Educational Testing Service (ETS) pada tahun 1964. Sejak awal, TOEFL dirancang untuk membantu institusi pendidikan di Amerika Serikat dan negara-negara lain mengevaluasi kemampuan bahasa Inggris calon mahasiswa internasional. Dengan tujuan untuk menjembatani kesenjangan bahasa, TOEFL telah menjadi instrumen penting dalam pendidikan global.

Seiring berjalannya waktu, TOEFL mengalami berbagai perubahan dan pembaruan format untuk mengikuti perkembangan teknologi dan kebutuhan pendidikan. Dari bentuk kertas hingga digital, TOEFL terus beradaptasi agar tetap relevan. Pembaruan ini memungkinkan ujian ini untuk mengukur kemampuan bahasa Inggris dengan lebih akurat dan efisien.

Latar Belakang Pendirian TOEFL oleh ETS

Educational Testing Service (ETS) didirikan pada tahun 1947 dan berfungsi sebagai lembaga non-profit yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas pendidikan melalui pengujian. TOEFL pertama kali diluncurkan sebagai respons terhadap kebutuhan untuk menilai kemampuan bahasa Inggris calon mahasiswa internasional yang ingin melanjutkan pendidikan di Amerika Serikat. Inisiatif ini berawal dari kerjasama antara berbagai institusi pendidikan yang ingin memiliki standar evaluasi yang konsisten dan dapat diandalkan.

Perkembangan dan Perubahan Format TOEFL

Sejak diluncurkan, TOEFL telah mengalami beberapa versi dan format yang berbeda. Berikut adalah beberapa perubahan signifikan dalam sejarah TOEFL:

  • 1973: TOEFL Paper-Based Test (PBT) diperkenalkan, yang merupakan format ujian berbasis kertas pertama.
  • 1998: TOEFL Computer-Based Test (CBT) diluncurkan, memungkinkan pengujian dilakukan secara komputer.
  • 2005: TOEFL iBT (Internet-Based Test) diperkenalkan, mengintegrasikan kemampuan mendengarkan, berbicara, membaca, dan menulis dalam satu ujian online.
  • 2021: Pembaruan pada TOEFL iBT dengan penambahan fitur baru, seperti pengujian di rumah yang memberikan fleksibilitas lebih bagi peserta ujian.

Perubahan format ini mencerminkan kebutuhan untuk mendukung kemajuan teknologi dan meningkatkan pengalaman peserta ujian.

Tokoh-Tokoh Kunci dalam Pengembangan TOEFL

Beberapa tokoh penting memainkan peran kunci dalam pengembangan TOEFL. Salah satunya adalah Dr. Charles E. Hughes, yang merupakan salah satu perancang awal TOEFL. Selain itu, Dr. Lawrence J. Zwier juga memberikan kontribusi besar dalam penelitian dan pengembangan format serta isi ujian. Para akademisi dan profesional di bidang pendidikan bahasa juga berkontribusi dalam merumuskan standar dan pedoman untuk ujian ini.

Perbandingan Berbagai Versi TOEFL

Berikut adalah tabel yang menunjukkan perbandingan berbagai versi TOEFL yang ada:

Versi TOEFL Format Tahun Peluncuran Fitur Utama
TOEFL PBT Kertas 1973 Menilai membaca, mendengarkan, dan menulis
TOEFL CBT Komputer 1998 Menilai kemampuan dengan tes interaktif
TOEFL iBT Internet 2005 Menilai keempat keterampilan bahasa dalam satu ujian
TOEFL iBT Home Edition Internet (di rumah) 2021 Fleksibilitas untuk melakukan ujian di rumah

Struktur dan Komponen Ujian TOEFL

Ujian TOEFL (Test of English as a Foreign Language) merupakan salah satu tes yang paling diakui untuk mengukur kemampuan bahasa Inggris non-native speakers. Ujian ini terdiri dari beberapa komponen penting yang dirancang untuk menguji berbagai aspek keterampilan berbahasa Inggris, mulai dari mendengarkan, membaca, berbicara, hingga menulis. Dalam bagian ini, kita akan membahas lebih dalam mengenai komponen-komponen utama dalam ujian ini, bobot masing-masing bagian, serta metode penilaian yang diterapkan.

Komponen Utama dalam Ujian TOEFL

Ujian TOEFL dibagi menjadi empat komponen utama yang masing-masing memiliki bobot dan tujuan yang berbeda. Berikut adalah rincian dari masing-masing komponen beserta bobotnya:

  • Mendengarkan: 25% – Menguji kemampuan peserta dalam memahami dan menganalisis informasi yang diucapkan dalam bahasa Inggris.
  • Berbicara: 20% – Menilai kemampuan peserta dalam berbicara dan menyampaikan ide dengan jelas dan koheren.
  • Membaca: 25% – Mengukur sejauh mana peserta dapat memahami teks dalam bahasa Inggris, termasuk struktur teks dan ide pokok.
  • Menulis: 30% – Menguji kemampuan peserta dalam menulis dengan baik, termasuk penggunaan tata bahasa yang benar dan pengorganisasian ide.

Durasi dan Metode Penilaian Setiap Bagian

Setiap bagian dari ujian TOEFL memiliki durasi tertentu dan metode penilaian yang spesifik. Berikut adalah rincian durasi dan metode penilaian untuk setiap bagian:

  • Mendengarkan: Durasi sekitar 60-90 menit, dengan 4-6 bagian audio. Penilaian dilakukan berdasarkan kemampuan peserta dalam menjawab pertanyaan yang berkaitan dengan audio yang didengarkan.
  • Berbicara: Durasi sekitar 20 menit, dengan 6 pertanyaan. Penilaian dilakukan oleh rater yang menilai keterampilan berbicara berdasarkan beberapa kriteria, termasuk kelancaran dan pengucapan.
  • Membaca: Durasi sekitar 60-80 menit, dengan 3-5 teks bacaan. Peserta dinilai berdasarkan kemampuan mereka untuk menjawab pertanyaan setelah membaca teks.
  • Menulis: Durasi sekitar 50 menit, terdiri dari 2 tugas menulis. Penilaian berdasarkan kriteria seperti struktur, penyampaian ide, dan penggunaan tata bahasa yang tepat.

Tipe Soal yang Muncul dalam Ujian TOEFL

Ujian TOEFL memiliki berbagai tipe soal yang dirancang untuk mengukur kemampuan bahasa Inggris peserta secara menyeluruh. Beberapa tipe soal yang umum muncul dalam ujian ini antara lain:

  • Multiple Choice: Peserta diminta untuk memilih jawaban yang benar dari beberapa pilihan yang diberikan.
  • Short Answer: Peserta harus memberikan jawaban singkat berdasarkan informasi yang diberikan.
  • Essay: Dalam bagian menulis, peserta diminta untuk menulis esai berdasarkan topik yang disediakan.
  • Listening Comprehension: Peserta menjawab pertanyaan berdasarkan audio yang didengarkan.

Perbandingan antara TOEFL iBT dan TOEFL PBT

TOEFL memiliki dua format utama, yaitu TOEFL iBT (Internet-based Test) dan TOEFL PBT (Paper-based Test). Berikut adalah tabel yang menunjukkan perbedaan antara kedua format ini:

Aspek TOEFL iBT TOEFL PBT
Format Dilakukan secara online Dilakukan secara kertas
Komponen Mendengarkan, Berbicara, Membaca, Menulis Mendengarkan, Membaca, Menulis
Skor Maksimal 120 677
Durasi Ujian 3 jam 10 menit 2 jam 30 menit

Pentingnya TOEFL dalam Pendidikan Global

TOEFL iBT Home Edition Resmi ETS - TITC Indonesia™

TOEFL, atau Test of English as a Foreign Language, merupakan ujian yang diakui secara internasional untuk mengukur kemampuan bahasa Inggris bagi penutur non-natif. Sertifikasi ini menjadi salah satu syarat penting bagi mereka yang ingin melanjutkan pendidikan di luar negeri. Dalam konteks pendidikan global, nilai TOEFL dapat membuka banyak kesempatan, baik dalam hal penerimaan di universitas terkemuka maupun dalam mencari beasiswa.

TOEFL berfungsi sebagai standar evaluasi yang diandalkan oleh lembaga pendidikan di banyak negara. Ujian ini tidak hanya mengukur kemampuan membaca, menulis, mendengarkan, dan berbicara dalam bahasa Inggris, tetapi juga mencerminkan kesiapan akademis calon mahasiswa untuk menghadapi tuntutan studi di lingkungan berbahasa Inggris. Banyak universitas terkemuka, seperti Harvard, Stanford, dan Oxford, menjadikan skor TOEFL sebagai salah satu kriteria utama dalam proses seleksi penerimaan mahasiswa baru.

Dampak Sertifikasi TOEFL terhadap Peluang Pendidikan

Memiliki sertifikasi TOEFL yang baik memberikan banyak keuntungan bagi calon mahasiswa, terutama dalam hal akses ke pendidikan yang lebih berkualitas. Berikut adalah beberapa poin penting mengenai dampak positif dari memiliki skor TOEFL yang tinggi:

  • Meningkatkan Peluang Penerimaan: Banyak universitas hanya menerima pelamar yang memiliki skor TOEFL di atas standar minimum mereka.
  • Kesempatan Beasiswa: Skor tinggi sering kali menjadi salah satu syarat untuk mendapatkan beasiswa, baik dari lembaga pemerintah maupun swasta.
  • Peningkatan Kualitas Pendidikan: Dengan mendapatkan pendidikan di luar negeri, mahasiswa dapat mengakses fasilitas dan sumber daya yang lebih baik.
  • Networking Internasional: Belajar di luar negeri memungkinkan mahasiswa untuk membangun jaringan internasional yang dapat bermanfaat di masa depan.

Standar untuk Lembaga Pendidikan

TOEFL tidak hanya bermanfaat bagi calon mahasiswa, tetapi juga bagi lembaga pendidikan itu sendiri. Banyak universitas menggunakan skor TOEFL sebagai indikator untuk menilai kemampuan bahasa Inggris pelamar. Hal ini membantu mereka memastikan bahwa mahasiswa baru akan dapat berpartisipasi aktif dalam proses pembelajaran di kelas.

Persepsi Akademik tentang Skor TOEFL

Akademisi di seluruh dunia mengakui pentingnya skor TOEFL dalam menentukan kesiapan akademis seseorang. Skor yang tinggi tidak hanya mencerminkan kemampuan berbahasa Inggris, tetapi juga menunjukkan komitmen dan usaha calon mahasiswa untuk mencapai tujuan pendidikan mereka. Oleh karena itu, banyak yang percaya bahwa memiliki skor TOEFL yang baik adalah aset yang sangat berharga di dunia pendidikan global.

“Skor TOEFL yang tinggi adalah kunci untuk membuka pintu peluang di berbagai universitas terkemuka di dunia.”

Manfaat Memiliki Skor TOEFL yang Tinggi

Memiliki skor TOEFL yang tinggi tentu membawa banyak manfaat. Berikut adalah beberapa di antaranya:

  • Menjadi Lebih Kompetitif: Dalam pasar global, skor tinggi dapat menjadi faktor penentu dalam persaingan untuk mendapatkan tempat di universitas atau pekerjaan.
  • Meningkatkan Kepercayaan Diri: Memiliki kemampuan bahasa Inggris yang baik dapat meningkatkan rasa percaya diri saat berkomunikasi dalam konteks akademis dan profesional.
  • Memudahkan Adaptasi: Dengan kemampuan bahasa Inggris yang baik, mahasiswa dapat lebih mudah beradaptasi dengan lingkungan baru dan belajar dari berbagai sumber.
  • Mendukung Karir Masa Depan: Banyak perusahaan multinasional yang mencari karyawan dengan kemampuan bahasa Inggris yang baik, sehingga skor tinggi di TOEFL bisa menjadi nilai tambah saat melamar pekerjaan.

Strategi Persiapan untuk Ujian TOEFL

Persiapan yang matang adalah kunci untuk meraih skor tinggi dalam ujian TOEFL. Ujian ini bukan hanya sekadar menguji kemampuan bahasa Inggris, tetapi juga membutuhkan strategi belajar yang efektif. Dalam artikel ini, kita akan membahas bagaimana menyusun rencana belajar yang tepat, teknik belajar yang terbukti berhasil, serta sumber daya yang dapat membantu dalam persiapan ujian.

Penyusunan Rencana Belajar yang Efektif

Menyusun rencana belajar yang efektif untuk TOEFL sangat penting untuk mencapai tujuan Anda. Rencana ini seharusnya mencakup waktu, materi, dan teknik belajar. Berikut adalah beberapa langkah yang bisa diambil:

  • Tentukan waktu belajar harian yang konsisten.
  • Atur materi berdasarkan tingkat kesulitan dan jenis tes (Listening, Reading, Speaking, Writing).
  • Gunakan teknik belajar yang bervariasi untuk menjaga keterlibatan.

Dengan rencana yang terstruktur, Anda akan lebih mudah memantau kemajuan dan mengidentifikasi area yang perlu diperbaiki.

Teknik Belajar yang Terbukti Berhasil

Teknik belajar yang baik dapat meningkatkan efektivitas persiapan. Beberapa teknik yang telah terbukti berhasil meliputi:

  1. Belajar dengan menggunakan bahan asli, seperti artikel, podcast, dan video dalam bahasa Inggris.
  2. Melakukan latihan soal TOEFL dari tahun-tahun sebelumnya untuk memahami format soal.
  3. Berlatih berbicara dengan teman atau tutor, serta merekam diri sendiri untuk evaluasi.

Menerapkan teknik-teknik ini dapat membuat proses belajar menjadi lebih menyenangkan dan membantu Anda memahami materi dengan lebih mendalam.

Sumber Daya dan Materi untuk Persiapan

Ada banyak sumber daya yang bisa dimanfaatkan untuk persiapan TOEFL. Ini termasuk buku, aplikasi, dan situs web yang secara khusus dirancang untuk membantu peserta ujian. Berikut adalah beberapa rekomendasi:

  • Buku resmi ETS TOEFL: Menawarkan contoh soal dan strategi belajar.
  • Aplikasi mobile seperti TOEFL Practice Online dan Magoosh TOEFL Prep.
  • Situs web seperti ETS.org dan BBC Learning English untuk latihan tambahan.

Dengan memanfaatkan sumber daya ini, Anda dapat mempelajari berbagai aspek bahasa Inggris yang diperlukan untuk ujian.

Timeline Persiapan Berdasarkan Tingkat Kemampuan

Membuat timeline persiapan sangat berguna untuk mengatur waktu belajar. Berikut adalah tabel yang menunjukkan timeline persiapan berdasarkan tingkat kemampuan peserta:

Tingkat Kemampuan Durasi Persiapan Fokus Belajar
Pemula 6-8 bulan Dasar bahasa Inggris, struktur kalimat, kosakata dasar.
Menengah 3-6 bulan Peningkatan keterampilan mendengar, berbicara, membaca, menulis.
Mahasiswa Lanjut 1-3 bulan Latihan soal TOEFL, pengembangan strategi tes.

Dengan mengikuti timeline ini, peserta ujian dapat membuat persiapan yang lebih sistematis dan terarah sesuai dengan tingkat kemampuan masing-masing.

Ulasan dan Testimoni Peserta Ujian TOEFL

Ujian TOEFL sering kali menjadi momen yang menegangkan bagi banyak pelajar, terutama bagi mereka yang ingin melanjutkan studi ke luar negeri. Namun, pengalaman yang beragam dari peserta ujian memberikan gambaran yang lebih jelas tentang apa yang bisa diharapkan. Dalam bagian ini, kita akan membahas pengalaman pribadi, metode yang digunakan, serta kesalahan umum yang mungkin dilakukan peserta saat mempersiapkan ujian.

Pengalaman Pribadi Peserta Ujian TOEFL

Banyak peserta yang membagikan pengalaman mereka setelah mengikuti ujian TOEFL. Beberapa dari mereka merasa bahwa belajar secara mandiri sangat membantu, sementara yang lain lebih memilih bimbingan dari tutor. Misalnya, seorang pelajar bernama Rina mengaku berhasil meraih skor tinggi setelah mengikuti kursus intensif yang memfokuskan pada setiap bagian tes. Ia menyebutkan bahwa jadwal belajar yang teratur dan latihan soal sangat berperan dalam persiapannya.

Metode yang Digunakan oleh Peserta

Berbagai metode digunakan peserta untuk mempersiapkan ujian TOEFL. Berikut adalah beberapa metode yang sering dibagikan:

  • Belajar Mandiri: Banyak peserta yang menggunakan buku referensi dan aplikasi belajar online untuk mempersiapkan diri.
  • Kelas Persiapan: Beberapa pelajar memilih untuk mengikuti kelas persiapan di lembaga pendidikan atau kursus bahasa Inggris.
  • Latihan Soal: Menyelesaikan soal-soal ujian tahun sebelumnya atau menggunakan bank soal menjadi metode populer yang terbukti efektif.
  • Diskusi Kelompok: Belajar bersama teman-teman juga menjadi cara yang menyenangkan sekaligus efektif untuk meningkatkan kemampuan berbahasa Inggris.

Kesalahan Umum Saat Persiapan

Meskipun banyak peserta memiliki strategi yang berhasil, ada beberapa kesalahan umum yang sering dilakukan saat persiapan ujian TOEFL. Beberapa kesalahan tersebut antara lain:

  • Kurang Mengenal Format Ujian: Banyak peserta tidak memahami format dan jenis soal yang akan dihadapi, sehingga merasa terkejut saat ujian.
  • Terlalu Fokus pada Salah Satu Bagian: Beberapa pelajar hanya fokus pada satu bagian ujian, seperti reading atau listening, dan mengabaikan bagian lainnya.
  • Kurang Berlatih Menulis: Bagian writing kadang dianggap sepele, padahal latihan menulis sangat penting untuk mendapatkan skor yang baik.
  • Mengabaikan Waktu: Banyak peserta tidak berlatih dengan menggunakan timer, yang mengakibatkan mereka tidak siap dalam mengelola waktu saat ujian.

Kutipan Inspiratif dari Pelajar Sukses

Dari berbagai pengalaman yang dibagikan, terdapat banyak kata-kata motivasi yang dapat menginspirasi. Salah satunya adalah kutipan berikut:

“Keberhasilan bukanlah kunci kebahagiaan. Kebahagiaan adalah kunci keberhasilan. Jika Anda mencintai apa yang Anda kerjakan, Anda akan berhasil.” – Albert Schweitzer

Kutipan ini menggambarkan bahwa semangat dan kecintaan terhadap proses belajar sangat berpengaruh terhadap hasil yang akan dicapai.

Dampak Teknologi Terhadap Ujian TOEFL

Teknologi telah memberikan dampak yang signifikan terhadap berbagai aspek kehidupan, termasuk dalam dunia pendidikan. Salah satu ujian yang terkena imbasnya adalah TOEFL, ujian yang diakui secara internasional untuk mengukur kemampuan bahasa Inggris. Perubahan yang dibawa oleh teknologi tidak hanya membuat proses ujian lebih efisien, tetapi juga memperluas akses dan meningkatkan pengalaman peserta ujian. Dalam artikel ini, kita akan membahas lebih dalam bagaimana teknologi telah mengubah cara ujian TOEFL dilaksanakan.

Perubahan dalam Pelaksanaan Ujian TOEFL

Seiring dengan perkembangan teknologi, pelaksanaan ujian TOEFL telah mengalami transformasi besar. Dulu, ujian ini dilakukan secara tatap muka di lokasi tertentu, tetapi sekarang, banyak ujian yang bisa dikerjakan secara online. Metode ini memungkinkan peserta dari seluruh dunia untuk mengikuti ujian tanpa harus bepergian ke tempat tertentu. Hal ini tentu saja menghemat waktu dan biaya, serta memberikan fleksibilitas lebih kepada peserta.

Peran Platform Online dalam Persiapan dan Pelaksanaan Ujian

Platform online memiliki peranan yang sangat penting dalam memfasilitasi persiapan dan pelaksanaan ujian TOEFL. Banyak situs web dan aplikasi yang menawarkan latihan soal, simulasi ujian, dan materi belajar yang dirancang khusus untuk membantu peserta mempersiapkan ujian. Platform-platform ini memungkinkan pengguna untuk belajar kapan saja dan di mana saja, sehingga mereka dapat mengatur waktu belajar sesuai dengan kebutuhan mereka.

  • Simulasi Ujian: Banyak platform menyediakan simulasi ujian yang mirip dengan format ujian asli. Ini memberikan peserta pengalaman nyata sebelum hari ujian.
  • Pembelajaran Interaktif: Beberapa aplikasi menggunakan teknologi gamifikasi untuk membuat proses belajar menjadi lebih menarik dan menyenangkan.
  • Analisis Performa: Platform belajar sering kali menawarkan analisis mendalam tentang kekuatan dan kelemahan peserta, membantu mereka fokus pada area yang perlu diperbaiki.

Inovasi Terbaru dalam Ujian TOEFL

Inovasi terbaru yang digunakan dalam ujian TOEFL menunjukkan bahwa teknologi terus berkembang untuk meningkatkan kualitas ujian. Salah satu inovasi yang menarik adalah penggunaan kecerdasan buatan (AI) dalam penilaian kemampuan berbicara. Dengan adanya AI, penilaian bisa menjadi lebih objektif dan cepat, serta mengurangi kemungkinan bias dari penguji manusia.

Perbandingan Metode Tradisional dan Modern dalam Pelaksanaan TOEFL

Dalam memahami perbedaan antara metode tradisional dan modern dalam pelaksanaan ujian TOEFL, berikut adalah tabel yang menunjukkan beberapa aspek penting:

Aspek Metode Tradisional Metode Modern
Lokasi Ujian Ujian dilakukan di lokasi fisik tertentu Ujian dapat dilakukan dari rumah atau lokasi lain secara online
Waktu Pelaksanaan Waktu dijadwalkan secara ketat Peserta dapat memilih waktu ujian sesuai kenyamanan
Proses Penilaian Penilaian dilakukan oleh penguji manusia Penggunaan AI untuk penilaian yang lebih cepat dan objektif
Materi Persiapan Buku dan kelas tatap muka Platform online dengan materi interaktif dan latihan soal

“Transformasi digital dalam ujian TOEFL bukan hanya sekadar perubahan format, tetapi juga memberikan pengalaman yang lebih baik bagi penggunanya.”

Penutup

Jenis dan Contoh Sertifikat TOEFL serta Kegunaannya

Dengan persiapan yang tepat dan pemahaman mendalam tentang ujian TOEFL ETS, setiap peserta memiliki kesempatan yang sama untuk meraih skor tinggi. Oleh karena itu, memanfaatkan sumber daya yang ada dan memahami struktur ujian menjadi langkah penting dalam mencapai tujuan akademis dan profesional. Selamat berjuang dan semoga sukses dalam perjalanan mencapai impian!

Pertanyaan Umum (FAQ)

Apa itu TOEFL ETS?

TOEFL ETS adalah ujian yang dirancang untuk menilai kemampuan bahasa Inggris seseorang yang bukan penutur asli, terutama untuk keperluan akademis.

Siapa yang membutuhkan skor TOEFL?

Skor TOEFL sering kali dibutuhkan oleh mahasiswa yang ingin melanjutkan studi di universitas di negara berbahasa Inggris.

Berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk mempersiapkan TOEFL?

Waktu persiapan bervariasi, tetapi umumnya disarankan untuk mempersiapkan selama 1-3 bulan tergantung pada tingkat kemampuan awal.

Apakah hasil TOEFL berlaku seumur hidup?

Hasil TOEFL biasanya berlaku selama dua tahun, setelah itu perlu mengikuti ujian ulang jika diperlukan.

Bagaimana cara mendaftar untuk ujian TOEFL?

Pendaftaran dapat dilakukan secara online melalui situs resmi ETS dengan memilih lokasi dan tanggal ujian yang diinginkan.

Advertisement

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top